Ingin Tahu ? : 7 Keajaiban Dunia Obat


Artikel  : 7 Keajaiban Dunia Obat, hak cipta Bernadi Ssi.Apt.

Baru-baru ini Indonesia sedang mempromosikan pulau komodo agar masuk menjadi 7 keajaiban dunia, Meskipun masih dalam proses kita tentu berharap Indonesia masuk didalamnya. Sebenarnya dunia  Obat dapat juga ditemukan keajaiban yang selama ini mungkin tidak pernah anda ketahui. Hal ini disebabkan karena dalam dunia obat-obatan yang berkecimpung didalamnya hanya sedikit orang dan mereka tkadang tidak sempat memberikan informasi untuk anda.

Oleh sebab itu berikut ini adalah informasi  beberapa keajaiban yang dapat ditemukan dalam dunia kefarmasian/dunia obat-obatan :

1.Plasebo Efek

Tahu nggak kalau tepung saja bisa menyembuhkan penyakit ? Meskipun persentasinya kecil ( kadang kurang dari 1 persen) dapat ditemukan  didalam beberapa jurnal penelitian, misalkan :  jika 1000 orang diberikan tablet  yang tidak mengandung bahan aktif maka beberapa diantaranya tetap mengalami  kesembuhan.  Hal ini disebabkan karena peneliti  melakukan uji silang yang akan melihat bagaimana jika obat tanpa bahan aktif dibandingkan dengan obat yang berbahan aktif. Namun nggak usah kuatir karena Para peneliti mempunyai standar uji klinis yang diatur secara ketat sehingga saat melaksanakan penelitian kepada manusia  dilakukan dengan etis.

Ketika laporan penelitian itu dipublikasikan, maka tiba-tiba saja muncul yang namanya plasebo efek, alias efek pasien yang sembuh ketika tidak diberikan obat. Biasanya efek ini tidak terlalu besar dan sangat kecil,meskipun demikian plasebo efek ini bukanlah tujuan pengobatan. Jadi nggak bisa disimpulkan kalau plasebo efek ini akan menjadi legitimasi anda untuk memberikan obat palsu.

Ingatlah,  jika anda  memberikan tepung pada pasien, hal tersebut sangat merugikan pasien dan termasuk tindakan kriminal. Jadi nggak usah mengharapkan anda mengobati pasien dengan rujukan penelitian plasebo efek.

2.Tablet 500 mg, tidak pernah ada !
Jangan anda pernah berpikir bahwa tablet  merek X  500 mg maka obat yang dikandung didalamnya mengandung tepat 500 mg. Tapi kandungan obat itu bisa lebih atau kurang. Tentu saja pada saat penimbangan obat tersebut diambil sejumlah total yang diharapkan. Namun ketika diuji di laboratorium maka obat tersebut  tidak akan mengandung 500 mg  loh. Kok bisa demikian ? hal itu disebabkan dalam pembuatan obat  setiap apoteker  mengacu kepada standar umum yaitu Farmakope Indonesia.  Didalam  Farmakope disebutkan  bahwa “tablet X rentang kadar obat X antara 495 mg-510 mg”.  Jadi  kandungan obat selalu dalam rentang yang disyaratkan oleh Farmakope.

Tablet …500 mg ? Hmmm, coba anda bertanya pada setiap peneliti di departemen quality control di semua pabrik farmasi di seluruh dunia. Adakah obat yang kandungan kadarnya 500,00 mg ….sangat jarang bahkan mungkin nggak ada.

3. Obat sebelumnya diujikan pada hewan loh.
Anda penyayang binatang ? Siap-siap saja anda bakal terenyuh,  Para peneliti biasa menggunakan hewan untuk melakukan uji obat-obatan. Mulai dari tikus, kelinci, anjing bahkan Monyet. Biasanya para ahli  itu ingin mengetahui efek-efek obat yang diberikan, misalkan  : menghilangkan nyeri, obat tidur, obat bius, dll..

Dosisnya tentu disesuaikan dengan binatang yang diujikan. Kalau mau melakukan pengujian nih biasanya para peneliti menyiapkan beberapa hewan uji dan kemudian memberikan obat dan pembandingnya untuk melihat efek yang dicari. Tidak menutup kemungkinan hewan yang diujikan itu terbunuh atau bahkan menderita karena uji yang dilakukan.Namun dari hasil penelitian ini kemudian didapat manfaat pengobatan kepada manusia, sehingga berbagai macam obat dapat dikonsumsi dan disebarkan keseluruh dunia.

4. Apoteker Tahu Obat tapi tidak diajari jenis Penyakit  !
Apoteker itu tahu semua jenis obat-obatan ketika dia lulus dari pendidikan apoteker, namun untuk spesifikasi penyakit jangan harap apoteker bisa paham. Baiklah, saya berikan ilustrasinya. Jika seorang gatal-gatal dan pergi  berobat, apoteker yang  tidak pengalaman pasti tidak bisa membedakan  penyebab gatal antara, Bakteri, Virus, Jamur atau alergi Biasa, namun apoteker tahu dan paham obat-obatan untuk mengobati penyakit kulit yang disebabkan oleh Bakteri, Virus, Jamur, atau alergi biasa. Hal tersebut karena apoteker diberikan pendidikan mengenai obat-obatan sementara mengenai penyakit dan penyebab-penyebabnya dokter diajari lebih banyak.

Jadi jika anda bertanya dengan Apoteker, pastikan anda tahu penyebab penyakit anda dengan sebelumnya pergi ke dokter.

5.  Obat  Baru itu Nggak ada !
Jika ada sebuah perusahaan farmasi yang mengeluarkan obat paten di tahun 2011, maka sudah bisa dipastikan bahwa obat tersebut ditemukan beberapa tahun yang lalu. Kenapa demikian ? Karena penelitian dalam bidang obat-obatan harus melalui proses penelitian yang panjang, mulai dari penemuan, pengembangan, uji keamaan, uji  toksisitas, bioavailabilitas dan masih banyak lagi, bahkan sampai diluncurkan pun obat tersebut masih dalam proses penelitian dan pengembangan. Jika anda membaca jurnal penelitian yang terlampir dalam obat tersebut anda akan menemukan bahwa banyak sekali peneliti  yang terlibat dan penelitian yang dilakukan sudah melalui proses yang sangat panjang. Itu dilakukan tentu untuk menjamin keamanan dan kegunaan obat yang dijual dipasar.

Jadi kalau dibilang obat baru ?….No Way!,…aslinya udah lama ditemukan tapi baru kali ini perusahaan farmasi berani melepasnya ke pasaran.

6. Obat Efek sampingnya Banyak!!!
Jangan takut, Efek samping yang banyak itu muncul karena obat selalu diuji dan setiap peneliti akan melaporkan setiap efek samping yang muncul. Nah kumpulanpenelitian ini kemudian dirangkum menjadi laporan efek samping obat. Biasanya laporan efek samping muncul setelah obat diberikan pada penelitian yang dilakukan pada ratusan-ribuan pasien dan jumlahnya kecil. Kalau efek samping itu muncul pada semua pasien, itu namanya bukan efek samping lagi tapi menjadi efek utama, iya kan ?

Secara umum jika obat diminum dengan sesuai dosis dan waktu yang ditentukan maka efek samping yang muncul tentu kecil. Berbeda jika seseorang mengkonsumsi dalam jumlah berlebihan dan dengan waktu yang lama hingga berbulan-bulan.Jadi sebelum mengkonsumsi obat, pastikan dosis yang diminum dan lama waktu pengobatannya, karena obat yang diminum berlebihan itu dapat memberikan  efek samping .

Ingat : Jika  mengkonsumsi obat sesuai dosis dan mendapatkan efek yang tidak diinginkan segeralah anda melaporkan ke Apoteker atau dokter anda.

7. Obat  tidak dijual sebanyak-banyaknya.
Jika anda pengusaha toko dan seorang pembeli ingin membeli 1000 karton Mie instan, tentu anda akan senang dan menjadikan pembeli itu pelanggan utama anda. Tidak demikian dengan Apoteker yang menjual obat di apotek. jika anda datang ke apotek dan membeli amoxicillin 10 karton, pasti anda tidak akan dilayani. Bahkan anda bisa jadi ditolak mentah-mentah karena dengan jumlah obat yang sedemikian besar itu pasti susah dijelaskan penggunannya.

Jadi mungkin Apoteker satu-satunya penjual  didunia yang  justru tidak mengharap pembelinya membeli obat dalam jumlah besar-besaran, karena selain berbahaya hal tersebut masih perlu ditanyakan untuk apa tujuan obat itu digunakan. Dosis obat kan paling lama 15-30 hari saja (untuk obat tertentu bisa sampai 6 bulan), kalau sampai 10 karton pastinya bikin bingung dan apa laporan penggunaan obatnya.

_________________________________________________________________________

Setelah membaca artikel diatas sebaiknya anda mengetahui bahwa dalam dunia obat-obatan juga masih ada hal yang tidak diketahui, hal yang aneh dan hal yang kadang membuat obat menjadi misteri dalam dunia yang tidak pernah anda ketahui.

Demikian semoga bermanfaat.

-Salam-

9 thoughts on “Ingin Tahu ? : 7 Keajaiban Dunia Obat

  1. Ping-balik: Tujuh Keajaiban Dunia Obat yang Belum Pernah Terungkap Siapapun

  2. Bung Bernadi, Anda sudah banyak memberikan pencerahan. Semoga melalui tulisan ini kita semakin melek obat, melek kesehatan yang murah dan murdah.

  3. Ping-balik: Beberapa Hal Menarik mengenai Obat | Masthink Note's

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s