10 Alasan Mengapa Apoteker Adalah Calon Pasangan Idaman Anda


Berikut ini adalah 10 alasan mengapa seorang apoteker bisa jadi pasangan yang baik. copyright bernadi reloaded.

1. Menjadi apoteker itu susah
Anda bisa bayangkan untuk mendapatkan gelar apoteker, dibutuhkan waktu 4-5 tahun untuk lulus sarjana farmasi, kemudian anda butuh waktu 1-2 tahun untuk mendapatkan gelar profesi apoteker. Jadi bukanlah sebuah perkara yang mudah untuk menjadi seorang apoteker. Boleh tanya apa saja kenangan terindah seorang apoteker ketika kuliah, hmmm,…bisa : masalah praktikum, angkut2 buku, cuci2 alat dan betapa susahnya menemukan pasangan yang mau mengerti betapa gak sempetnya kita menjadi anak yang 100% gaul waktu kuliah. Berapa banyak rekan-rekan terpaksa kudu berhenti kul apoteker karena nilanya gak cukup. jadi sudah saatnya mungkin menyebutkan bahwa apoteker bukan orang biasa. Tapi kalau dibandingkan sama Superman, Batman dan Wonderwoman, apoteker cuman punya Jas praktikum yang warnanya putih kok.

2.Born to be a Manager
Selain dari hal-hal yang saya sebutkan diatas, masih ada kok super duper apoteker yang bisa dijadikan teladan, salah satunya kami pinter manajemen waktu, karena kami harus membagi bagaimana mengikuti praktikum, kuliah, jjs, dugem dan kalau punya sih waktunya pacaran . Belum lagi kadang matakuliah dan praktikum sering tabrakan jadi membuat kita pada kepepet dan inovatif dalam mengatur semua itu.

Dalam mendidik anak ada juga kok hal yang bisa diandalkan, minimal nih : ketika anaknya punya tulisan yang jelek dia bakalan bilang “Wah kamu calon dokter nak”. Jika dia menemukan anaknya main pasir dihalaman “wah kamu calon nggerus puyer kayak saya”….

3. Teman curhat yang baik
Kami menghabiskan banyak waktu di kampus mendengarkan kuliah dan praktikum rasanya kami sudah terbiasa mendengarkan mendengarkan dan mendengarkan, namun tentu ini perlu bukti!!! Sebaiknya anda coba dulu curhat kepada apoteker di apotik, kemungkinan besar dia akan mendengarkan curhat anda. Mulai dari pacar, orang tua, Om, kakak, adek, nenek, engkong dan lain-lain.

Untuk semua keluhan dan komplain ataupun curhat anda jawaban pamungkas dan final mungkin cuman satu kok “Jika Sakit berlanjut hubungi dokter”, tapi obatnya tetep beli di apotik saya ya”…..hehehe.

4. Aman buat anda yang gak bisa masak
Oh ya tentu saja, apoteker pandai dalam menjual obat, berdasarkan pengalaman dan data klinis dia akan menjelaskan kepada anda fungsi dan khasiat obat tersebut. Padahal sang apoteker belum pernah mencoba atau mencicipi obat-obatan yang dia jual lohh.

Nah kalau anda calon ibu mertua dan Istri yang masak “sayur terlalu asin” maka tenang aja kita bakalan bilang “enaaak kokk bu” (karena yang penting kan vitamin c nya)

5. Kami tahu dosis yang cocok untuk anda
Setiap orang mempunyai dosis tertentu berdasarkan berat badan, usia, dll. Oleh karena itu dibuatlah obat dalam bentuk sediaan dan dosis yang tepat untuk anda. Sebagai pasangan seorang apoteker sebaiknya anda bertanya kepada istri/suami anda “berapakah dosis yang cocok untuk anda ?”

Tenang saja kok dosis yang paling kecil adalah 1x sehari,… kalau mau agak tinggi bisa 3×2 ,… kalau perlu 3×1 sebelum makan,… kalau kurang bisa 3×3 kemudian di iter/diulangi,

kalau anda kemaruk dan pengen dosis tinggi maka kami juga punya solusinya, “Injeksi intravena SINGLE DOSE” dan kalau anda pingsan krn overdosis maka masih ada kok Suppositoria yang (maaf) dimasukkan lewat an*s.

6.Biasa kerja merangkap
Seorang apoteker terbiasa bekerja pagi di Rumah Sakit kemudian Sore diapotik, atau pagi di apotik dan Sore dirumah sakit. Hebatnya apoteker nggak pernah ngeluh capek, paling-paling mengeluh masalah dengan pemilik apotek dan lain-lainnya. Seorang rekan saya ada yang Bekerja di RS dan Apotek dan kadang pulang ke rumah jam 9-10 malam.

Oleh karena itu jika anda yang menikahi seorang apoteker pastilah anda seorang yang beruntung. Meskipun siap-siap anda bakalan ditinggalin jomblo dirumah sendirian dirumah tapi tenang aja kok, sehebat-hebatnya kami kerja rangkap, apoteker nggak bakalan Kawin sambil Lari, atau kumpul dengan kebo ……krn ntar kan ditangkep hansip

7. Pembersih-Pengering
Jika memulai praktek di laboratorium maka kami akan membersihkan peralatan kemudian membersihkannya kembali jika selesai. Bahkan boleh percaya kami mengeringkan tabung reaksi dengan hair dryer (satu hal yang bisa dibanggakan dari kami adalah kami selalu bawa-bawa peralatan kami sendiri). Jadi buat anda supaya pasangan anda bisa selalu berasa di laboratorium, anda bisa siapkan sebuah mortir dan buret di dapur anda, kemudian pujilah pasangan anda betapa pembersihnya dia dulu ketika melaksanakan praktek di Lab… Tapi jangan sekali-kali memberikan hadiah perkawinan sebuah Hair Dryer karena 75% apoteker pernah punya. baik itu pria ataupun wanita….hayo ngaku!!

8. Terbiasa menggunakan barang Elektronik
Sebut saja spektrofotometer, ICP, HPLC, Densitometer merupakan beberapa alat yang sangat familiar digunakan ketika kami kuliah. Sekarang di kehidupan nyata kami cepat menggunakan hape dan boleh percaya-atau-nggak beberapa rekan saya menjadi fesbuker canggih meskipun pake hape seadanya. Buat anda yang punya pasangan Apoteker jangan ragu-ragu untuk membelikan kami Sebuah TV LED, Blackberry,Iphone, Ipod dan Kulkas terbesar, Mobil mewah, dll….karena kami akan menerima dengan senang hati. Tapi ingat-ingat pesan saya ya, meskipun canggih dengan barang elektronik anda jangan sekali-kali membelikan pasangan anda sebuah “kursi Listrik”

9. Pelayanan Berkualitas kepada Anda
Ini contohnya bagaimana Kami menyiapkan sirup kering berikut ini l :
Pertama kami akan membuka kemasannya, mengambil botol dan memutar tutup botolnya agar dapat diisi dengan air matang. kami kemudian mengocoknya dengan hati-hati.
Kedua. Kami akan memberikan sebuah etiket yang kemudian menuliskan nama anda kemudian dosis yang tepat dengan anda.
Ketiga. Kami akan menempelkan stiker dengan tulisan “Kocok Dahulu”
Keempat. Kami akan menjelaskan kepada anda bagaimana dosis dan cara mengunakan obat tersebut.

Masih belum puas juga ? kami punya etiket lain kok dengan tulisan “Awas obat keras” atau kalau mau anda bisa kami berikan etiket merah dengan gambar tengkorak.

10.Seorang apoteker bisa bahasa asing
Tenang aja lulusan apoteker bisa berbahasa asing loh, buktinya meskipun nggak pernah sekelas dengan Jennifer Lopez, shakira, Carlos Santana atau Ricky Martin Apoteker bisa Bahasa Latin. Tapi jangan coba-coba bicara bahasa latin karena apoteker tahu bahasa latin untuk membaca resep obat. Kalau mau merayu pacar pake bahasa latin bisa juga kok, coba deh kamu bilang :

“Darling , Film Avatar ante coenam rujak cingur misce fac q.s” artinya: Say, film avatar sebelum makan rujak cingur campur secukupnya”

“Sayang, nocte nih, Hora Somni, capekk dehhh” …artinya : Sayang, malem nih waktu tidur, capek dehh”

Ada yang mau menambahkan boleh kok ?, sekali lagi maaf, bukan maksud saya mengolok-olok atau menjelekkan, tapi ini hanya humor dan joke semata.

Regards

Bernadi

38 thoughts on “10 Alasan Mengapa Apoteker Adalah Calon Pasangan Idaman Anda

  1. Halo bernardi, salam kenal, saya admin dari bidhuan.com tertarik untuk merepost ini tentunya akan diberik link sumber, bolehkah? jika boleh mohon info lulusan apoteker tahun berapa dan dari PT mana?
    Terimakasih

  2. wkwkwk…kenangan praktikum yg tak kan terlupakan…Apalagi praktikum kuali yg selalu bau telur busuk dari H2S…Dan teringat almarhum Bu Ira ketika Prak Steril…bagus baget mas tulisannya… jempol deh buat kakak angkatanku ini

  3. Hidup apoteker, , ,buktikan pada dunia bahwa kita ada. . .
    Kita memiliki visi, misi, tujuan, kompetensi, dan bukan hanya sbgai figur “behind the scene”

  4. wah dijamin stress dengan yang namanya PRATIKUM dengan embel2 dibelakangnya JURNAL LAPORAN JURNAL LAPORAN JURNAL LAPORAN………
    TIDUR gag pernah awal………….
    huft…………..
    tapi SEMANGAT………..
    banyak UANG…………..
    hahahahah

  5. apoteker juga umumnya jujur and rata-rata anak baek2.
    karena waktunya cuma buat ngerjai laporan praktikum yang betumpuuuukkk……
    waktu di lab adalah moment yang gak akan pernah dilupakan…hidup farmasi…๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚

  6. hmmm bener…teori ne juga bener…skrg ak dpt suami apoteker…n kami sllu kompak saling menyayangi saling ngerti…tp hair dryer kami cuma 1 yg 1 nya lagi rusakkkkkk buat ngering in kertas kromatografi…wkwkwwk

  7. Jadi inget masa kuliah dulu… Praktikum, jas lab, buret dan yg paling tak terlupakan “hair dryer” hahahaa… (lab selalu bising dg suara hair dryer yg meraung2, kayak salon..)
    Thanks kak Ber…tulisannya bisa bikin seneng para apoteker.
    Sukses selalu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s